
SEMANGAT PENGAJIAN – Para guru dan karyawan (Gukar) SMA Negeri 2 Karangnyar hadir dalam pengajian rutin dan buka puasa bersama yang diselenggarakan di masjid sekolah, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini diharapkan menjadi praktik baik dan majelis ilmu para Gukar
JURNALIS MANDALA – Pengajian guru dan karyawan (Gukar) SMA Negeri 2 Karanganyar untuk pertama kalinya sukses diselenggarakan pada, Jumat (6/3/2026) di Masjid Smandakra. Kegiatan yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama Gukar tersebut menghadirkan Ustaz Sarsito Nuri, SPd.I. dari Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi bagi keluarga besar Smandakra sekaligus sebagai majelis ilmu. Para guru dan tenaga kependidikan diharapkan lebih semangat thalabul ilmi spiritual di sela-sela kesibukan dalam urusan tugas pokok kedinasan.
Kepala SMA Negeri 2 Karanganyar, Sri Paminto dalam sambutannya mengatakan, bersyukur kegiatan pengajian Gukar yang perdana bisa berjalan lancar. Praktik baik keluarga besar Smandakra ini diharapkan dapat berlangsung secara terus menerus dan istiqamah dalam menebar kebaikan.
“Alhamdulillah antusiasme bapak ibu guru dan karyawan luar biasa. Padahal saat itu Karanyanyar diguyur hujan deras dan bapak-ibu tetap bersemangat rawuh,’’ jelas Sri Paminto kepada Jurnalis Mandala.
Pengajian ini sengaja pertama kali dirilis pada bulan Ramadan 1447 H atau Maret 2026. Dijadwalkan pengajian Gukar akan berlangsung rutin setiap bulan, persisnya pada awal pekan. Panitianya adalah Gukar Smandakra yang dibagi menjadi kelompok kecil.
“Prinsipnya kami ingin berlomba-lomba dalam kebaikan atau fastabiqul khairat. Kegiatan ini disuport langsung bapak ibu guru dan karyawan dengan ikhlas. Terima kasih semoga menjadi keberkahan semua. Aamiin,’’ imbuh kepala sekolah yang belum lama bertugas di Smandakra ini.
Standar Takwa
Ustaz Sarsito Nuri mengatakan, standar ketakwaan seorang muslim tidak saja diukur dengan jumlahnya pahala atau ibadah wajib yang dilakukan setiap waktu. Lebih dari itu harus memenuhi syarat ibadah yang berkualitas dan dosanya yang terus dihapuskan oleh Allah Swt.
“Caranya melebur dosa adalah dengan bertaubat, istiqfar pada Allah, istiqamah melakukan amal shalih, dan selalu sabar dalam menghadapi musibah,’’ ungkapnya.
Sementara, pengajar Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAN 2 Karanganyar, Anitasari, MPd.I. menyambut baik inisiasi pengajian Gukar yang dimulai pada Ramadan 1447 H ini. Pengajian diharapkan tidak saja menjadi rutinitas namun sebagai momen penting untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT.
“Kegiatan ini untuk menambah ilmu agama sekaligus sebagai sarana membangun silaturahmi Gukar agar lebih kuat,’’ jelas dia.
Khusnul Yuli Nursyam, S.Pd. (Tenaga Kependidikan Smandakra) mengaku senang bisa terlibat dalam kepanitiaan pengajian Gukar. Pengajian pertama kali ini sangat berkesan terlebih lagi dengan antusiasme bapak ibu yang hadir cukup banyak.
“Ilmu yang disampaikan Ustaz sangat aplikatif untuk kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan pengajian dapat berlangsung optimal sesuai jadwal yang sudah ditetapkan sehingga dapat mempererat tali persaudaraan di lingkungan SMAN 2 Karanganyar,’’ ujarnya. *kipam

Beri Komentar